Kamis, 21 Agustus 2025

Si Anak Hilang Eberechi Eze Bikin Arsenal Habiskan 5,7 Triliun,


The Gunners sepakat merekrut winger timnas Inggris tersebut dari rival sekota, Crystal Palace.


Dikutip BolaSport.com dari The Athletic, nilai tebusan keseluruhan Eberechi Eze mencapai 68 juta pounds atau 78 juta euro, yakni setara 1,48 triliun rupiah.


Eze dijadwalkan menjalani ritual tes medis pada Jumat (22/8/2025) sebelum akhirnya meneken kontrak profesional bersama klub masa kecilnya.


Bagi sang pemain, pindah ke Arsenal berarti pulang ke rumah lama yang ditinggalkan selama 14 tahun.


Eze memulai karier di jenjang akademi bersama Tim Meriam London.


Saat berusia 13 tahun, ia dilepas Arsenal. Momen tersebut sempat bikin runtuh mental Eze di masa muda.


"Ini adalah salah satu pertarungan terberat yang pernah saya alami," kenangnya soal momen dilepas akademi The Gunners.


"Karena besarnya arti Arsenal bagi saya saat itu, air mata mengalir di pipi saya," ujar Eze pada Mei lalu kepada The Guardian.


Sekarang, mimpi yang tertunda nyaris tiga lustrum lamanya itu segera menjadi kenyataan.


Eze akan ditempa Mikel Arteta sebagai amunisi menjanjikan di lini serang timnya.


Dengan kehadiran pencetak gol kemenangan Crystal Palace atas Man City di final Piala FA musim lalu, skuad Arteta semakin kinclong.


Baca Juga: Line-up Mengerikan Arsenal setelah Eberechi Eze Gabung, Bisa Bikin Bek Lawan Keringat Dingin


Anggaplah nilai 78 juta euro sudah tercantum sebagai nominal transfer resminya, Eze membuat Arsenal menembus plafon belanja 300 juta euro musim panas ini.


Menurut data Transfermarkt, angka tepatnya 302,2 juta euro atau setara dengan 5,74 triliun rupiah! Dari mana saja pengeluaran raksasa itu muncul?


Hingga Agustus berjalan tiga pekan, tim runner-up Liga Inggris tiga musim beruntun itu sudah mendatangkan enam pemain - tujuh kalau ikut menghitung Eze.


Eze segera menjadi pembelian termahal mereka. Posisinya diikuti Martin Zubimendi (70 juta euro), Viktor Gyokeres (65,8), Noni Madueke (56), Cristhian Mosquera (15), Christian Norgaard (11,6), dan Kepa Arrizabalaga (5,8).


Kalau ditotal, pengeluaran transfer Arsenal hanya akan kalah dari sang juara bertahan EPL, Liverpool, yang sudah menghabiskan 339,7 juta euro.


Namun, jika membandingkannya dengan angka pendapatan dari hasil melepas pemain, The Gunners bakal tercatat sebagai klub paling boncos.


Neraca mereka bisa timpang ke sisi negatif di angka minus 294,2 juta euro atau melebihi defisit Man United (229,7 juta euro).


Pengorbanan finansial yang besar seharusnya bisa berujung prestasi besar pula.


Dengan modal skuad mewah dan berkualitas sedalam ini, seharusnya Arteta diyakini dapat meraih gelar pada musim 2025-2026.


Trofi Liga Inggris bakal menjadi bayaran sepadan. Atau tentu saja Liga Champions, panggung yang mereka tembus sampai semifinal musim lalu.


Sebaliknya, materi segemerlap ini bakal dianggap pemborosan luar biasa kalau lagi-lagi mereka gagal memenangi titel penting musim 2025-2026.


Sebatas juara Piala Liga Inggris atau Piala FA bisa dikategorikan gagal. Buat apa modal segede itu kalau cuma dapat 'Piala Ciki'?


Opini senada diutarakan mantan bek gahar Arsenal, William Gallas, yang mengatakan Arteta tak bisa lagi sembunyi dari alibi kegagalan menang di kejuaraan besar.


"Jujur saja, dua tahun terakhir harapan saya adalah melihat Arsenal memenangkan Premier League karena klub-klub lain tampil di bawah standar dan mereka punya kesempatan," ucap Gallas.


"Arteta tidak punya waktu lima tahun lagi. Dengan skuad ini, kita tidak membicarakan untuk memenangkan Piala FA atau Carabao Cup."


"Kita membicarakan Premier League. Kita membicarakan Liga Champions. Tidak ada yang lain."


"Jika Anda bertanya kepada penggemar Arsenal untuk memilih gelar Premier League atau Liga Champions, saya pikir mereka akan memilih Premier League."


"Itulah mengapa Arteta akan menghadapi tekanan besar di pundaknya, dan dia tidak bisa bersembunyi dari apa pun."


"Jika dia tidak memenangkan salah satu trofi (besar), dia yang harus disalahkan"


"Kita telah menunggu untuk melihat apakah dia manajer yang bisa menang, sekarang saatnya," tutur palang pintu Arsenal pada 2006-2010.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Manfaat dan Khasiat Buah Jambur Biji Merah

Buah jambur biji merah   atau yang lebih dikenal dengan nama jambu biji merah (Psidium guajava)  merupakan salah satu buah tropis yang kaya...