Rabu, 24 September 2025

Aspek Nutrisi Biji Labu Kuning dan Korelasinya dengan Kualitas Tidur pada Remaja


Tidur dapat diartikan sebagai kondisi kehilangan sebagian kesadaran namun aktivitas hati tetap memainkan perannya dalam mengatur berbagai fungsi fisiologis, psikologis maupun spiritual manusia(Fuad Nashori & Etik Dwi Wulandari, 2017). National Sleep Foundation (NSF) mengungkapkan bahwa kebutuhan tidur normal yang dibutuhkan oleh remaja 8-9 jam perharinya. Pemenuhan kebutuhan tidur remaja diharapkan memberikan dukungan pada proses tumbuh kembang dan membantu mereka tetap fokus saat bersekolah. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di beberapa SMP di Jawa Timur, gangguan tidur remaja disebabkan oleh kebersihan tidur yang buruk, kondisi fisik yang kurang baik, serta adanya gangguan tidur (Muntomimah & Syahrul Mubarok, 2025).


Biji labu kuning memiliki kandungan seperti zinc, magnesium, triptofan, dan lemak jenuh yang dapat membantu meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi gangguan insomnia secara alami. Misalnya, magnesium membantu relaksasi otot dan menenangkan sistem saraf pusat. Dalam penelitian eksperimen yang dilakukan di Soppeng, mahasiswa yang menerima intervensi berupa kerupuk singkong ebi dengan tambahan biji labu kuning diharapkan memperoleh manfaat dari kandungan nutrisi tersebut. Meskipun melibatkan sampel yang relatif kecil (30 mahasiswa), penelitian ini memberikan gambaran awal bahwa inovasi produk pangan berbasis biji labu memiliki potensi sebagai alternatif intervensi gizi untuk meningkatkan kualitas tidur(Hernianti et al. 2020).


Selain itu, triptofan yang terdapat di dalam biji labu kuning berperan sebagai prekursor serotonin, yaitu neurotransmitter yang kemudian diubah menjadi melatonin, hormon utama yang mengatur siklus tidur. Zinc juga berfungsi sebagai kofaktor enzim dalam proses produksi neurotransmitter tersebut, sekaligus membantu relaksasi otot dan menenangkan sistem saraf pusat. Sementara itu, kandungan lemak sehat dalam biji labu mendukung fungsi otak dan stabilitas membran sel saraf, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap kualitas tidur yang lebih baik (Novida Ariani et al., 2023).


Untuk memperoleh manfaat maksimal, biji labu kuning dapat dikonsumsi dengan berbagai cara sederhana, seperti dipanggang ringan sebagai camilan sehat, ditaburkan pada salad atau oatmeal, maupun diolah menjadi produk inovatif seperti kerupuk atau granola. Konsumsi secara rutin dalam jumlah wajar, dikombinasikan dengan kebiasaan tidur yang baik seperti menghindari gawai sebelum tidur, menjaga jadwal tidur yang teratur, dan menciptakan suasana kamar yang nyaman, dapat membantu meningkatkan kualitas tidur remaja secara menyeluruh.


Biji labu kuning yang mengandung triptofan, magnesium, zinc, serta lemak sehat, tidak hanya mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan, tetapi juga berpotensi menjadi intervensi nutrisi alami untuk membantu meningkatkan kualitas tidur pada remaja. Meski penelitian yang ada masih terbatas, inovasi pangan berbasis biji labu dapat menjadi langkah awal untuk mendorong solusi kesehatan yang murah, praktis, dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Manfaat dan Khasiat Buah Jambur Biji Merah

Buah jambur biji merah   atau yang lebih dikenal dengan nama jambu biji merah (Psidium guajava)  merupakan salah satu buah tropis yang kaya...