Minggu, 12 Oktober 2025

Mengenal Aturan Nomor Pembalap F1, Bukan Sekedar Angka di Mobil

Sama seperti pemain sepakbola, para pembalap F1 juga memiliki nomor masing-masing. Nomor tersebut harus digunakan sepanjang karir mereka dan tidak bisa di swap atau diganti. Meskipun pembalap bisa memilih nomor mereka sendiri, nomor tersebut tidak bisa dipilih sembarangan, karena ada beberapa aturan dalam pemilihan nomor. Bagaimana selengkapnya? Yuk simak dalam artikel di bawah ini!


Aturan Nomor di F1

Nomor #1 Hanya untuk WDC



Terdapat satu nomor yang sangat istimewa di F1, yakni nomor #1. Nomor tersebut hanya diperuntukkan bagi pembalap yang berhasil menjadi juara dunia atau WDC (World Driver Championship), yang kemudian akan dipakai di musim selanjutnya. Pembalap selain juara dunia tidak diperkenankan menggunakan nomor tersebut, dan seperti piala bergilir, pemilik nomor #1 tersebut bisa berubah-ubah.


Misalnya, Lewis Hamilton menggunakan nomor #44 saat ia pertama berkarir di F1, kemudian saat ia menjadi juara dunia pada 2019, ia diperkenankan menggunakan nomor #1 di musim selanjutnya, tetapi ketika Max Verstappen menjadi juara dunia pada 2021, Lewis Hamilton harus 'menyerahkan' nomor tersebut untuk Verstappen, dan Hamilton harus kembali pada nomor #44 seperti semula.


Dilarang Memakai Nomor yang Sama

Setiap pembalap F1 harus memilih nomor antara 2 hingga 99 untuk digunakannya secara permanen sepanjang karirnya dan setiap pembalap dilarang memilih nomor yang sama dengan pembalap lain yang sudah ada di grid. Hal ini tentu menjadi aturan dasar, selain agar tidak terjadi kesalahpahaman dan kebingungan, nomor yang digunakan oleh seorang pembalap adalah identitasnya selama di F1. Nomor tersebut akan dipasang di helm, baju, mobil, merchandise, dan semua barang dari tim yang dikenakannya.


Gap 2 Tahun untuk Nomor Sampai Available

Nomor untuk masing-masing pembalap memang tidak boleh sama dengan nomor lain yang sudah digunakan. Namun seorang pembalap baru di F1 boleh memilih nomor pembalap lain yang sudah tidak berlaga di F1 atau dengan kata lain nomor tersebut tidak ada pemiliknya (available), dengan minimal waktu waktu kosongnya dua tahun.


Misalnya, Sergio Perez menggunakan nomor #11 selama karirnya di F1 dan ketika ia keluar dari F1 pada 2024, nomor #11 otomatis menjadi nomor beku dan tidak available. Meskipun demikian, nomor tersebut boleh digunakan oleh pembalap lain setelah dua tahun, atau baru available pada 2026. Beberapa nomor lain adalah nomor #3 milik Daniel Ricciardo yang juga baru available pada musim 2026.


Retired Number di F1

Selain beberapa aturan di atas, terdapat beberapa nomor yang tidak boleh digunakan kembali atau dalam status retired. Bukan tanpa alasan, melansir dari The Sport Rush, nomor tersebut diberikan status retired untuk menghormati pembalap yang telah berpulang, dan nomor tersebut adalah nomor #17 milik Jules Bianchi.


Pembalap asal Perancis sekaligus ayah baptis Charles Leclerc ini meninggal dunia akibat kecelakaan parah yang dialaminya di Suzuka GP pada tahun 2015. Untuk menghormatinya, nomor #17 dilarang digunakan kembali oleh pembalap F1 manapun.


Alasan Lain

Selain alasan yang telah disebutkan, terdapat juga nomor yang dihindari oleh pembalap F1, yakni nomor #13. Nomor tersebut dihindari karena alasan nilai superstitious atau mitos, bahwa nomor tersebut dapat membawa sial atau hal buruk. Meskipun dihindari nomor tersebut sebenarnya tidak dilarang oleh FiA dan bisa digunakan. Bahkan nomor tersebut sempat digunakan oleh Pastor Maldonado pada 2014.


Nah itu dia serba-serbi aturan nomor bagi pembalap F1. Nomor tersebut adalah identitas mereka selama berkarir, bahkan nomor juga akan tetap dikenang bahkan setelah mereka tidak berkarir lagi. Kalau kamu jadi pembalap F1, akan pilih nomor berapa? Sebutkan alasannya juga ya!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Manfaat dan Khasiat Buah Jambur Biji Merah

Buah jambur biji merah   atau yang lebih dikenal dengan nama jambu biji merah (Psidium guajava)  merupakan salah satu buah tropis yang kaya...