Minggu, 31 Agustus 2025

Hasil Rayo Vallecano vs Barcelona , Joan Garcia Gemilang, Rayo Paksa Blaugrana Berbagi Poin


Barcelona harus menerima hasil imbang setelah dipaksa berbagi angka 1-1 dengan Rayo Vallecano pada matchday ketiga La Liga 2025/2026. Laga berlangsung di Estadio de Vallecas pada Senin (1/9/2025) dini hari WIB dengan intensitas tinggi sejak menit pembuka.


Gol Lamine Yamal melalui eksekusi penalti di menit ke-40 sempat memberikan keunggulan bagi Blaugrana. Akan tetapi, Rayo berhasil menyamakan skor lewat tendangan voli spektakuler Fran Perez pada menit ke-67 yang membuat suporter tuan rumah meledak kegirangan.


Hasil tersebut menghentikan tren positif tim besutan Hansi Flick yang sebelumnya tampil meyakinkan dalam dua pertandingan awal. Sementara skuad arahan Inigo Perez membuktikan ketangguhan mereka dengan pressing agresif dan serangan balik yang efektif.


Babak Pertama

Barcelona langsung mendapatkan kesempatan emas ketika laga baru berjalan delapan menit. Kesalahan fatal dalam umpan Lopez memberikan ruang bebas bagi Raphinha di area penalti, namun tendangannya meleset tipis dari sasaran.

Ferran Torres sebenarnya berada dalam posisi yang lebih menguntungkan tetapi tidak mendapat supply bola. Peluang awal ini menjadi peringatan bagi Rayo untuk meningkatkan kewaspadaan.

Rayo memberikan respons cepat melalui pola serangan langsung mereka. Pada menit ke-13, Alvaro Garcia mengirimkan umpan tarik kepada Ratiu di kotak kecil namun Joan Garcia tampil cemerlang dengan penyelamatan gemilang.

Intensitas pertandingan terus meningkat seiring berjalannya waktu. Di menit ke-30, Raphinha kembali memperoleh ruang gerak namun umpannya untuk Torres tidak dapat dimaksimalkan dengan baik.

Tak lama kemudian, Isi mencoba membalas dengan aksi solo tetapi upayanya berhasil digagalkan Joan Garcia. Pertukaran serangan membuat kedua tim saling menekan.

Situasi krusial muncul pada menit ke-37 ketika Lamine Yamal dijatuhkan Chevarria di dalam kotak penalti. Meskipun kontak fisik terlihat minimal, wasit tetap memberikan keputusan penalti di tengah protes keras para pemain Rayo.

Yamal tampil sebagai eksekutor dan berhasil menaklukkan kiper Stole Dimitrievski Batalla dengan sepakan tenang di menit ke-40. Gol tersebut memberikan keunggulan 1-0 bagi tim tamu.

Rayo hampir membalas hanya dua menit berselang melalui kombinasi De Frutos dan Isi. Namun penyelesaian akhir mereka berhasil diblok barisan pertahanan Barcelona.

Menjelang akhir babak pertama, Barcelona seharusnya dapat menggandakan keunggulan. Sayangnya Dani Olmo gagal menuntaskan peluang emas dan bolanya melambung melewati gawang.

Babak pertama berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan Barcelona meski Rayo menunjukkan perlawanan keras yang membuat lini belakang Blaugrana harus selalu waspada.


Babak Kedua

Rayo tampil dengan pendekatan yang lebih agresif memasuki 45 menit kedua. Hanya berselang satu menit, kombinasi De Frutos dan Isi hampir menghasilkan gol penyama namun sekali lagi Joan Garcia menjadi penyelamat.

Barcelona berusaha membalas serangan melalui Dani Olmo pada menit ke-48. Umpan Torres disambut dengan tembakan first-time namun arahnya melenceng tipis dari target.

Gelombang serangan tuan rumah terus mengalir tanpa henti. Pada menit ke-64, Alvaro Garcia memberikan umpan sempurna kepada De Frutos yang berhasil membobol gawang namun gol dibatalkan karena posisi offside.

Tidak lama kemudian, upaya lain dari Rayo menghasilkan sepak pojok yang kembali memberikan tekanan kepada Barcelona. Momentum semakin berpihak kepada tim tuan rumah.

Klimaks terjadi di menit ke-67 ketika Isi Palazon mengirimkan umpan sudut yang tajam. Fran Perez menyambutnya dengan tendangan voli keras yang membentur mistar sebelum bersarang ke gawang, membuat skor menjadi 1-1.

Rayo semakin percaya diri setelah berhasil menyamakan kedudukan. Isi hampir mencetak gol kedua sementara Camello juga mengancam meski belum berhasil menyelesaikan peluang dengan baik.

De Frutos memperoleh kesempatan emas di menit ke-73 tetapi sekali lagi Joan Garcia tampil sebagai pahlawan Barcelona. Kiper muda itu terus menunjukkan performa impresif sepanjang laga.

Drama masih berlanjut hingga masa injury time berlangsung. Camello mendapatkan bola pantul di depan gawang namun gagal menyambar dengan sempurna, membuat bola mudah diamankan Joan Garcia dan skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.


Statistik pertandingan Rayo Vallecano vs Barcelona

Tembakan: 13 - 12
Tembakan tepat sasaran: 7 - 3
Penguasaan bola: 43% - 57%
Operan: 340 - 442
Akurasi operan: 74% - 82%
Pelanggaran: 16 - 8
Kartu kuning: 4 - 1
Kartu merah: 0 - 0
Offside: 7 - 2
Tendangan sudut: 9 - 4


Susunan Pemain

RAYO VALLECANO XI : Batalla; Ratiu, Lejeune, Felipe, Chavarria; Ciss, Lopez; Isi, Diaz, Garcia; De Frutos

Pelatih : Inigo Perez



BARCELONA XI : Garcia; Kounde, Eric, Christensen, Balde; De Jong, Pedri; Yamal, Olmo, Raphinha; Ferran

Pelatih : Hansi Flick

Debut Podium ! Isack Hadjar Bersinar di GP Belanda 2025


Dutch Grand Prix atau GP Belanda yang telah diselenggarakan pada 31/8/2025 dapat dibilang adalah titik terbaik sepanjang perjalanan debut karir Isack Hadjar di Formula 1, karena di balapan inilah ia mendapat podium pertamanya. Penasaran bagaimana kisah selengkapnya? Mari simak penjelasan berikut!


Konsisten dari Awal hingga Akhir

Pembalap F1 asal Prancis, Isack Hadjar kembali membuktikan kemampuannya dengan mendapat hasil sangat memuaskan, bahkan bisa dibilang hasil terbaiknya selama debut di F1.  Ia berhasil meraih podium pertamanya dengan hasil akhir di posisi ketiga (P3) di balapan yang diselenggarakan di Zandvoort Circuit pada 29-31 Agustus 2025 ini. 


Awalnya, pada kualifikasi di hari Sabtu, 30/8/2025, ia sudah menunjukkan hasil yang sangat baik dengan meraih posisi ke 4 (P4) dan akan berada di row kedua di garis start saat race day pada 31/8/2025. Balapan dimulai dengan cukup beringas, dimana Lando Norris yang pada kualifikasi berada di posisi ketiga (P3) saat hari balapan terus mencoba menyalip Max Verstappen. Usahanya itu pun berhasil karena pada lap ke 9 ia berhasil menyalip Max Verstappen, membuat McLaren lagi-lagi berada di posisi 1-2. 


Momen tersebut mungkin akan menjadi perhatian banyak orang dan sudah seperti bisa diprediksi. Di saat tiga mobil di depannya saling salip-menyalip dan berebut posisi, Isack Hadjar tetap membalap dengan tenang dan konsisten. Sepanjang balapan, ia terus melaju dan mempertahankan posisinya di saat mobil-mobil lain di belakangnya saling bertabrakan, bersenggolan, dan salip-menyalip. 


Norris DNF, Hadjar Naik Posisi

Dutch Grand Prix atau GP Belanda yang telah diselenggarakan pada 31/8/2025 dapat dibilang adalah titik terbaik sepanjang perjalanan debut karir Isack Hadjar di Formula 1, karena di balapan inilah ia mendapat podium pertamanya. Penasaran bagaimana kisah selengkapnya? Mari simak penjelasan berikut!


Konsisten dari Awal hingga Akhir

Keberuntungan itu bernama DNF. Lando Norris yang terus mempertahankan posisinya di belakang Piastri yang memimpin balapan, harus menelan kekecewaan besar saat mobilnya tiba-tiba berasap dan mengeluarkan bau aneh di lap ke 66. Melansir situs Formula 1, kegagalan mesin yang terjadi di mobil Lando Norris memaksanya harus minggir karena mesinnya tidak bisa lagi dijalankan. Hal ini sontak membuat posisinya turun drastis dan ia dinyatakan DNF (Did Not Finish). 


Dengan posisi Lando Norris yang terjun bebas dan tidak bisa mengikuti balapan lagi justru menguntungkan mobil di belakangnya, yakni Max Verstappen dan Isack Hadjar. Max Verstappen langsung melaju menduduki posisi kedua (P2) dan Isack Hadjar di posisi ketiga (P3) di sisa balapan. Meski mengejutkan, hal ini dapat dibilang keberuntungan atau blessing in disguise karena Isack Hadjar hanya satu langkah menuju podium pertamanya. 


Dutch GP pada akhirnya tetap dimenangkan oleh McLaren meskipun hanya satu yang berada di podium, yakni Oscar Piastri. Sungguh pemandangan yang kurang biasa jika dilihat dari dominasi McLaren sepanjang musim 2025 ini. 


Terus Bangkit Walau Terpuruk

Meskipun tidak memenangkan balapan, Isack Hadjar tetap berakhir di podium. Sebuah kebanggaan yang besar dan pencapaian yang luar biasa mengingat musim ini adalah musim debutnya di Formula 1. Selain itu, jika Kawan Kompasiana ingat, Isack Hadjar ini sempat mengawali musim dengan buruk. Pasalnya, saat pertama kali debut balapan di Albert Park Australia, ia harus mundur dari balapan karena mengalami DNS (Did Not Start) di lap awal akibat mobilnya yang menabrak dinding pembatas. Tabrakan itu membuat mobilnya mengalami kerusakan yang berat sehingga ia tidak bisa melanjutkan balapan. Sungguh miris jika mengingatnya. 


Namun kejadian itu tidak membuatnya terpuruk. Ia terus membuktikan dirinya bahwa ia memang layak berada di Formula 1. Ia bahkan sering memberikan hasil yang lebih baik dari rekan setimnya, Liam Lawson.  Melansir dari situs Formula 1, Isack Hadjar sudah mengumpulkan 37 poin untuk timnya, Racing Bulls di saat Liam Lawson baru mengumpulkan 20 poin. 


Salah satu hasil terbaiknya selain Dutch Grand Prix adalah saat ia berakhir di posisi ke enam (P6) di Monaco Grand Prix pada 25/5/25 lalu. Hasil tersebut sudah sangatlah bagus untuk rookie driver di mobil yang bukan tercepat di grid. Mengingat pula bahwa Circuit de Monaco adalah sirkuit yang sempit dan sulit untuk dilakukan overtake membuat hasil yang diperoleh Isack Hadjar sangat mengesankan. 


Nah, itu tadi sedikit kisah tentang Isack Hadjar, driver rookie yang bersinar sekali di musim debutnya di F1. Meskipun mengawali musim dengan buruk, ia tidak berhenti berusaha dan terus memberikan hasil yang baik. Dari Isack Hadjar kita dapat belajar bahwa ketika kita terus berusaha meskipun tidak sempurna, semesta akan memainkan perannya di waktu yang tepat. Salam F1 Fans!

Serial Minion Movie 2015-2022


Helo yang Fans sma karakter kecil bermata 1 dan berwarna kuning nan lucu , siapa sih yang ga kenal Minion sehingga tembus jutaan penonton setiap new release di bioskop setiap negara .


Mengingat Serial Terakhir Tahun 2022 , Minion belum Merelease yang terbaru , Dengar-dengar sih akan segera, tapi masih Privat ., akankah tahun 2026 akan mulai produksi serial terbarunya? judul nya mungkin pasukan 178 Minion .. atau Minion178 ?


kita bahas serial sebelum nya 


Minions (2015)

Minions adalah film yang membawa kita jauh ke masa lalu, bahkan sebelum Gru lahir. Film ini menceritakan sejarah para Minion sejak awal keberadaan mereka. Mereka adalah makhluk bersel satu yang berevolusi dengan satu tujuan hidup: melayani penjahat paling kejam.


Sepanjang sejarah, para Minion berusaha melayani berbagai penjahat super, dari T-Rex hingga Drakula. Sayangnya, karena kecerobohan dan kebodohan mereka, semua tuan mereka berakhir tragis. Akibatnya, para Minion kehilangan semangat hidup dan mengisolasi diri di sebuah gua es di Antartika.


Ribuan tahun kemudian, seorang Minion bernama Kevin muncul dengan ide brilian: menemukan penjahat baru yang pantas mereka layani. Bersama dua rekannya, Stuart yang terobsesi dengan musik dan Bob yang polos, mereka memulai perjalanan heroik.


Mereka tiba di New York dan menemukan sebuah konvensi penjahat super bernama Villain-Con. Di sana, mereka bertemu dengan Scarlet Overkill, penjahat wanita terkemuka dan paling bergaya di dunia. Scarlet akhirnya merekrut mereka sebagai anak buahnya dan memberi mereka misi untuk mencuri Mahkota Kerajaan Inggris.


Petualangan mereka dipenuhi dengan kekacauan dan kecerobohan. Meski berhasil mencuri mahkota, mereka secara tidak sengaja menobatkan Bob sebagai raja baru Inggris. Hal ini membuat Scarlet marah besar, dan ia mencoba menghancurkan para Minion. Namun, berkat kecerdikan Kevin dan keberanian Bob, mereka berhasil mengalahkan Scarlet.


Pada akhir film, seorang anak laki-laki dengan hidung besar dan sikap jahat bernama Felonious Gru muncul dan mencuri mahkota. Para Minion merasa kagum dan menyadari bahwa ia adalah tuan yang selama ini mereka cari. Mereka mengejarnya, dan di situlah awal persahabatan mereka dimulai.


Minions: The Rise of Gru (2022)

Film ini melanjutkan kisah tepat setelah akhir Minions. Minions: The Rise of Gru berlatar di tahun 1970-an, dan kita diperkenalkan dengan Gru yang masih berusia 11 tahun dan bercita-cita menjadi penjahat super terhebat di dunia.


Gru bermimpi bergabung dengan kelompok penjahat super favoritnya, Vicious 6. Ketika posisi pemimpin kelompok, Wild Knuckles, dikeluarkan, Gru mencoba audisi untuk menggantikannya. Namun, para anggota Vicious 6, yang terdiri dari Belle Bottom, Jean-Claw, Stronghold, Svengeance, dan Nunchuck, menganggap remeh Gru karena ia masih anak-anak.


berdamai dengan Wild Knuckles. Kisah ini berakhir dengan Gru dan para Minion yang secara resmi membentuk "keluarga" dan memulai karier mereka sebagai penjahat super.


jadi , Dapat di ambil kesimpulan "Kedua film ini berfungsi sebagai prekuel yang menjelaskan perjalanan para Minion hingga mereka bertemu Gru dan bagaimana mereka akhirnya menjadi "keluarga" jahat yang kita kenal. Minions (2015) adalah awal dari segalanya, sementara Minions: The Rise of Gru (2022) adalah jembatan yang menghubungkan kita ke film Despicable Me pertama

Duren Jatuh, Kala Cinta Terhalang oleh Usia & Restu

                    


Berbicara soal cinta memang selalu seru dan tidak akan pernah ada habisnya. Pasti selalu saja ada topik tentang cinta yang dibahas meskipun kadang 'bahannya' selalu sama. Dan bahasan kali ini adalah cinta bukan soal beda agama atau beda suku, melainkan beda usia. Jaman sekarang, perbedaan usia yang jauh hampir tidak menjadi masalah untuk menjalin sebuah asmara. 


Ada pria yang menjalin hubungan dengan wanita yang usianya jauh lebih tua, begitu pula sebaliknya. Namun, perbedaan usia kadang juga bisa menjadi penghalang untuk menjalin cinta. Dan penghalang tersebut hadir dari restu orangtua. Seperti halnya serial televisi produksi WETV Indonesia, yang berjudul Duren Jatuh. Serial yang dibintangi Zoe Abbas Jackson dan Nino Fernandez ini mengisahkan bagaimana cinta terhalang oleh jarak usia dan restu orangtua.


Seorang gadis bernama Anne (Zoe Abbas Jackson) jatuh cinta dengan seorang pria paruh baya bernama Julian (Nino Fernandez). Namun cintanya bertepuk sebelah tangan karena Julian menolaknya karena usia mereka terpaut 18 tahun. Terlebih lagi, Julian adalah sahabat dari ayah Anne, Liam (Mario Lawalata). Namun Liam belum mengetahui rahasia besar tersebut. Dan saat itu Anne memang masih SMP. Hati Anne semakin hancur ketika mengetahui Julian menikah di Swiss. 


Lima tahun berlalu, Anne beranjak dewasa dan sudah menjadi ahli teknik mesin. Dan lima tahun itu juga, Julian akhirnya kembali ke Indonesia. Melihat Julian yang sudah kembali ke Indonesia, Anne kecewa. Namun, kekecewaannya berubah menjadi 'kesempatan kedua' setelah tahu bahwa Julian sudah



bercerai dengan istrinya, Nicole (Michella Putri). Disisi lain, Anne ternyata juga disukai oleh dua orang pria yang juga anak dari sahabat Liam, Lucas & Ethan. Tapi, Ethan lah yang selalu ada di dekat Anne. Sayangnya, Anne hanya menganggap Lucas dan Ethan sebagai saudara .


Kembali lagi ke kesempatan kedua Anne. Anne menyusun rencana untuk kembali membuktikan keseriusan cintanya kepada Julian di sebuah pulau. Semua usaha sudah ia kerahkan demi memikat Julian, tapi selalu gagal. Dan kegagalan tersebut menjadi semakin rumit ketika Nicole, mantan istri Julian hadir menyusul. Terjadilah perang besar antara Anne dan Nicole. Tapi, Anne tidak mengetahui juga rahasia yang disimpan oleh Julian. Ternyata, Julian juga sangat mencintai Anne. Tapi Julian merasa tidak pantas untuk Anne, makanya Julian memutuskan menolak Anne waktu itu. 


Dan perceraiannya dengan Nicole adalah bukti besarnya. Peperangan antara Anne dengan Nicole berjalan sengit, namun dimenangkan oleh Anne. Kemudian, Anne, Julian beserta Lucas dan Ethan kembali ke Indonesia. Dan disanalah Anne mengungkap rahasia, dimana ia sangat mencintai Julian dihadapan Liam dan teman-temannya. Sayangnya, hal tersebut membuat Liam geram dan menghajar Julian habis-habisan dan tanpa perlawanan. Liam merasa sangat dikhianati oleh sahabat dan putrinya sendiri. Anne terguncang, dan Liam tidak memberikan restunya. 


Alasannya adalah jarak yang terlalu jauh. Padahal Liam juga sedang menjalin asmara dengan seorang gadis yang usianya terpaut 22 tahun dengannya, Dea (Aylena Fusil). Ketika situasi menjadi semakin rumit, Liam akhirnya menyadari bahwa ia terlalu egois. Dan ketika Liam memberikan restunya tepat di hari ultah Anne, Julian justru menambah kerumitan dengan kembali menolak Anne. Padahal itu seharusnya bisa menjadi kesempatan emas bagi Anne dan Julian. Meski begitu, pada akhirnya Julian dan Anne bisa bersatu setelah Julian kembali seperti dulu lagi dan rahasianya mencintai Anne terbongkar. Julian dan Anne akhirnya menikah dan hidup bahagia.


Dari awal episode sudah dibuat greget dan baper dengan kegalauan serta kesedihan Anne ketika ditolak Julian dan perjuangan Anne untuk kembali mendapatkan cinta dari Julian. Konflik di serial ini benar-benar sangat rumit dan greget, dari awal hingga akhir episode. Dimulai dari konflik percintaan antara Anne dengan Julian, Anne dengan Ethan, dan Julian dengan Nicole. Konflik percintaan ini benar-benar dibuat serumit mungkin namun seru dan tidak membosankan. Ada juga konflik keluarga, antara Anne dengan Liam, dan Liam dengan teman-temannya. 


Chemistry antara Nino Fernandez dan Zoe Abbas Jackson lumayan bagus, hingga membuat penonton baper dengan kemesraan mereka, meski diperlihatkan saat episode terakhir. Sebenarnya jika dilihat dari cerita sudah lumayan bagus, meski sebagian besar terlalu berbelit dan berputar-putar. Sayangnya, akting dari beberapa pemeran terlihat kaku dan tidak natural. Masih terlihat canggung dan belum sempurna. Tapi secara keseluruhan, Duren Jatuh lumayan bagus dan cocok untukremaja dan pemuda yang sedang jatuh cinta dengan usia yang jauh lebih muda atau lebih tua. Semoga saja ada season 2, karena penonton pasti juga penasaran dengan kisah Julian dan Anne sebagai pasangan suami istri.



Dari serial Duren Jatuh, pelajaran yang didapatkan adalah jauhnya jarak usia bukanlah penghalang untuk menjalin hbungan asmara. Jika memang ditakdirkan untuk bersatu dan berjodoh, maka tidak bisa untuk dilawan lagi.

Sabtu, 30 Agustus 2025

Yang "Zadul" Kadang Masih Tetap "Mantul"


Oke, kembali nulis yang ringan aja. Bukan gak peduli dengan aksi demo, tragedi wafatnya pengemudi ojol, kenaikan gaji anggota DPR, dsb. Biarlah blogger lain yang mewakili suara kita. Gak mungkin juga semua blogger menulis tema yang sama. Tidak ada variasi. Kita akan jenuh dan stres lagi...haha.



Saya termasuk generasi x. Silakan terka sendiri kisaran usia saya (hehe). Saya gak mau "sok tua" atau "sok anak muda". Biasa aja. Saya ingin menikmati perjalanan usia saya secara damai dan alami. Betul bahwa saya suka nge-gym, merawat tubuh, pola makan sehat, bermeditasi, gak merokok, no vaping, no miras, dsb. Saya kira, itu bukanlah sikap perfeksionis. Semua bisa dilakukan siapa saja. Masalahnya hanya pada pilihan pribadi.



Oke, apa benar sih bahwa yang "zadul" (zaman dulu) pasti lebih baik dan "mantul" (mantap betul) dari pada zaman now? Gak juga. Hanya beberapa. Saya tak bermaksud nostalgia dan membela gen x saya. Kita ambil contoh musik dan film. Banyak netizen, khususnya di barat, yang mengakui bahwa musik era 80/90-an memang spesial. Bahkan cukup banyak lagu atau film periode itu yang di-remake, reboot, atau dibuat sekuel-prekuelnya. 



Generasi zaman now gak kreatif dong? Gak juga. Ada beberapa hasil remake atau sekuel yang lebih baik karena dukungan teknologi. Namun, tak sedikit produk budaya (pop) zadul yang tak tergantikan alias versi originalnya memang lebih baik. Contohnya film Predator (1987) yang dibintangi oleh mantan atlet binaraga dan gubernur Kalifornia itu. Yes, bila kita tonton film itu terasa masih relevan hingga kini. Teknik efek khususnya pun gak memalukan dan bahkan dijadikan referensi.



Bila kita bicara musik, khususnya metal (favorit saya...haha) maka era 80/90-an pun termasuk era kemunculan band-band baru yang mengusung beragam genre metal yang makin variatif. Heavy metal, yang sudah ada sejak awal 70-an, makin berkembang di era 80-an. Aliran thrash metal pun muncul di pertengahan 80-an. Aliran death metal muncul di awal 90-an, sementara nu metal muncul di pertengahan 90-an.



Gimana dengan era 2000-an hingga kini? Oke aja, menurut saya. Untuk film Predator misalnya, itu pun dibuat sekuel atau prekuel-nya beberapa kali. Ada beberapa yang menarik, selebihnya gak jelek, hanya biasa saja. Kalau musik metal? Terus berkembang. Aliran simfoni metal produk 2000-an termasuk yang saya sukai. Hanya saja, generasi now seleranya makin beragam. Saya misalnya, sulit mengerti apa enaknya musik k-pop yang hanya jingkrak-jingkrak itu...haha. Belum lagi kini ada musik produk AI yang membuat musik seolah kehilangan jiwanya. That's all, guys. No offensive. Just my personal opinion, okay? Have a nice day, everyone.

Alejandro Garnacho Resmi Tinggalkan Man United dan Pindah ke Chelsea


Winger asal Argentina, Alejandro Garnacho, resmi pindah dari Manchester United ke Chelsea, Minggu (31/082025) dini hari WIB.


Garnacho sempat jadi andalan Man United. Namun sejak akhir musim Liga Inggris 2024/2025 lalu perannya di MU tereduksi.


Hal ini membuatnya berseteru dengan Rubem Amorim. Pada musim panas 2025 ini, Garnacho akhirnya dipastikan dijual oleh Setan Merah.


Ia sempat dikaitkan dengan sejumlah klub tapi Chelsea menjadi kandidat terkuat untuk memakai jasanya. Pada akhirnya setelah cukup lama tak ada kejelasan soal masa depannya, Garnacho akhirnya resmi merapat ke Stamford Bridge.


Chelsea Umumkan Transfer Garnacho

Di laman resminya, Chelsea menyebut bahwa mereka langsung mengikat Alejandro Garnacho dengan kontrak jangka panjang. Ia akan bermain di Stamford Bridge hingga tujuh tahun ke depan.


Namun Chelsea tak mengumumkan biaya perekrutan Garnacho dari United. Mereka juga tak mengumumkan nomor punggung yang akan dipakainya.


“Chelsea dengan bangga mengonfirmasi perekrutan Alejandro Garnacho dari Manchester United,” buka Chelsea di laman resminya.


“Pemain internasional Argentina ini, yang genap berusia 21 tahun pada bulan Juli lalu, telah menandatangani kontrak jangka panjang di Stamford Bridge yang berlaku hingga tahun 2032.”



Usai resmi gabung Chelsea, Alejandro Garnacho merasa girang. Sebab ia memang sudah lama menantikan gabung The Blues.


"Ini momen yang luar biasa bagi keluarga saya dan saya untuk bergabung dengan klub hebat ini. Saya tak sabar untuk memulai,” seru Garnacho.


“Saya menonton Piala Dunia Antarklub dan bergabung dengan juara dunia itu istimewa – kami tim terbaik di dunia! Luar biasa bisa berada di sini dan saya sangat bahagia,” ucapnya penuh semangat.



Alejandro Garnacho lahir dan besar di Madrid, Spanyol. Ia sempat menimba ilmu di akademi Getafe dan Atletico Madrid sebelum akhirnya pindah ke Manchester pada Oktober 2020 ketika berusia 16 tahun.


Hingga kini, ia sudah tampil dalam 93 pertandingan Liga Inggris dan mencetak 16 gol. Salah satu yang paling berkesan adalah tendangan salto spektakulernya ke gawang Everton, yang mengantarkannya meraih Penghargaan Puskas 2024.


Performa menonjol di tim muda Manchester United membuatnya mendapat kesempatan debut senior pada April 2022. Saat itu, ia masuk sebagai pemain pengganti dalam laga kontra Chelsea yang berakhir imbang 1-1, hanya beberapa hari sebelum ulang tahunnya yang ke-18. Musim berikutnya, Garnacho mulai sering dipercaya tampil, mencatat lima gol dari 34 pertandingan di semua kompetisi. Salah satunya adalah gol kemenangan dramatis di kandang Fulham.


Musim 2023/24 menjadi titik penting dalam kariernya. Garnacho tampil 36 kali di Premier League dan mencetak tujuh gol, termasuk tendangan indah ke gawang Everton serta dua gol saat United menang 4-3 atas Chelsea di Stamford Bridge. Ia juga menjalani debut di Liga Champions dan langsung mencetak gol dalam hasil imbang 3-3 melawan Galatasaray.


Penampilannya kian menonjol pada musim berikutnya. Garnacho bermain 58 kali di semua ajang, menyumbang 11 gol dan sepuluh assist. Total kontribusinya bersama Manchester United kini mencapai 48 keterlibatan gol dari 144 laga, menunjukkan perannya yang semakin vital di lini serang tim.


Selain di level klub, Garnacho juga mulai mencatatkan karier internasional bersama Timnas Argentina. Ia pertama kali dipanggil pada Maret 2023. Garnacho kemudian masuk tim Tango yang menjuarai Copa America 2024, dan sejauh ini telah mengoleksi delapan caps.





Fadillah Arbi Aditama juara Race 1 AP250 ARRC Mandalika, kibarkan Merah Putih di sirkuit kebanggaan Indonesia


Pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Fadhillah Arbi Aditama berhasil keluar sebagai pemenang Race 1 kelas Asia Production 250 (AP250) pada seri keempat Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025 yang berlangsung di Sirkuit Internasional Mandalika, Indonesia, pada Sabtu (30/8).


Balapan berlangsung sengit sejak awal. Pembalap Yamaha LFN HP969 Indonesia Racing Team, Murobbil Vitoni start dari pole position setelah meraih catatan tercepat di kualifikasi, ditemani Danial Syahmi Ahmad Shahril (UMA Racing Yamaha Maju Motor Asia Team) dan Arbi .


Namun pada putaran pertama, persaingan ketat langsung terjadi antara Arbi dan pembalap asal Jepang, Riichi Takahira. Hingga lap kelima sampai ketujuh, Arbi mampu memimpin tipis dengan selisih hanya 0,1 detik dari kejaran Takahira.


Pada lap kedelapan, rombongan depan semakin rapat dengan delapan pembalap terdepan berjarak sangat tipis. Dari kelompok itu, hanya Arbi yang membalap menggunakan Honda CBR250RR, sementara lainnya mayoritas Yamaha, termasuk Galang Hendra Pratama dan Chandra Hermawan.


Drama terjadi menjelang putaran terakhir ketika Takahira terjatuh dan menyeret Chandra Hermawan. Kondisi tersebut dimanfaatkan Arbi untuk menjaga posisi terdepan hingga akhirnya menyentuh garis finis pertama.


Pembalap Malaysia, Danial Syahmi menempati posisi kedua. Sementara Krittapat Keankum dari Thailand melengkapi podium.


Hasil Balapan Race 1 AP250 ARRC 2025 Mandalika

1. Fadillah Arbi Aditama (Indonesia) - Astra Honda Racing Team


2. Md Danial Syahmi Ahmad Shahril (Malaysia) - Uma Racing Yamaha Maju Motor Asia Team


3. Krittapat Keankum (Thailand) - Yamaha Thailand Racing Team


4. Galang Hendra Pratama (Indonesia) - Yamaha BAF Yamalube Akai Jaya MBKW2 Racing


5. Farres Putra Md Fadhil (Malaysia) - Cardinals Factory Yamaha ZYNERGYS Racing Team ARRC


6. Md Izam Ikmal (Malaysia) - Victor Racing Team


7. Irfan Ardiansyah (Indonesia) - Maeztro NWN SCK Honda Racing Team


8. Davino Britani (Indonesia) - Astra Honda Racing Team


9. Aiki Iyoshi (Jepang) - Kawasaki Motul Kawasaki Sniper Manual Tech


10. Andi Muhammad Fadly (Indonesia) - Kawasaki Motul Kawasaki Sniper Manual Tech


11. Gerry Salim (Indonesia) - MSGlowForMen Racing Team


12. Aldiaz Aqsal Ismaya (Indonesia) - Yamaha BAF Yamalube Akai Jaya MBKW2 Racing


13. Cao Viet Nam (Vietnam) - Honda Racing Vietnam Team


14. Md Irfan Haykal Amidi (Malaysia) - Maeztro NWN SCK Honda Racing Team


15. Nguyen Huu Tri (Vietnam) - Honda Racing Vietnam Team


Bayern puncaki klasemen setelah menang tipis 3-2 atas Augsburg


Juara bertahan Bundesliga, Bayern Muenchen, melanjutkan performa apik mereka dengan menang tipis 3-2 melawan Augsburg di WWK Arena, pada Minggu dini hari WIB.


Kemenangan ini membuat Bayern kokoh di puncak klasemen Bundesliga dengan enam poin, sama dengan Eintracht Frankfurt di posisi kedua.


Augsburg menempati peringkat kelima dengan tiga poin, demikian laman Liga Jerman.


Bayern membuka keunggulan pada menit ke-28 melalui sundulan Serge Gnabry, memanfaatkan umpan silang akurat dari Harry Kane. Gol tersebut memecah kebuntuan setelah serangan dari sisi kanan.


Menjelang turun minum, Luis Diaz menggandakan keunggulan Bayern menjadi 2-0. Berawal dari kerja sama apik antara Michael Olise dan Konrad Laimer, Diaz menyelesaikan umpan tarik dengan sontekan jarak dekat.


Pada babak kedua, Bayern langsung tancap gas. Michael Olise memperbesar skor menjadi 3-0 pada menit awal babak kedua.


Menerima umpan dari Harry Kane setelah aliran bola panjang dari Manuel Neuer, Olise meliuk-liuk sebelum melepaskan sepakan mendatar yang bersarang di sudut bawah gawang Augsburg.


Augsburg bangkit pada menit ke-53 melalui gol Kristijan Jakic. Berawal dari tusukan Elias Saad di sisi kanan, umpan tarik diteruskan Robin Fellhauer dengan umpan silang yang diselesaikan Jakic lewat tembakan voli.


Pada menit ke-76, Mert Komur memperkecil kedudukan menjadi 2-3 setelah memanfaatkan serangan balik cepat Augsburg.


Jakic kembali berperan dengan menyodorkan bola kepada Komur untuk diselesaikan dengan sepakan mendatar.


Augsburg nyaris menyamakan kedudukan pada menit-menit akhir. Komur membuat dua peluang emas, namun sepakannya dari depan gawang melambung, dan tandukannya melebar.


Susunan Pemain

Augsburg : Finn Dahmen; Matsima, Gouweleeuw, Schlotterbeck, Marius Wolf (Rexhbecaj 39'); Jakic, Massengo (Banks 90'), Giannoulis (Ade 64'); Fellhauer, Elias Saad (Tietz 64'), Mert Komur.


Bayern Muenchen : Manuel Neuer; Stanisic, Jonathan Tah, Upamecano, Laimer (Boey 71'); Kimmich, Goretzka (Pavlovic 71'); Luis Diaz, Gnabry (Guerreiro 86'), Olise; Harry Kane.

Kalahkan Fulham 2-0, Chelsea pimpin klasemen Liga Inggris


Chelsea mengamankan tiga poin di pekan ketiga Liga Inggris 2025/26 setelah mengalahkan Fulham dengan skor 2-0 di Stamford Bridge, Sabtu.


Gol-gol kemenangan The Blues dicetak oleh Joao Pedro dan Enzo Fernandez. Kemenangan ini membawa Chelsea memimpin sementara klasemen Liga Inggris dengan tujuh poin dari tiga pertandingan.


Sementara itu, Fulham tertahan di peringkat ke-14 dengan dua poin, demikian yang dilansir laman resmi Liga Inggris.


Chelsea langsung menekan sejak awal laga. Joao Pedro mendapat peluang pertama di menit keempat, tetapi sepakannya dari luar kotak penalti masih bisa diamankan kiper Fulham, Bernd Leno.


Fulham membalas dua menit kemudian melalui Joachim Andersen, tetapi tembakannya di dalam kotak penalti melebar.


Pada menit ke-14, Chelsea kehilangan striker Liam Delap akibat cedera hamstring, digantikan oleh Tyrique George.


Fulham sempat unggul pada menit ke-21 melalui gol Josh King setelah serangan balik cepat. Namun, gol tersebut dianulir oleh VAR karena pelanggaran Rodrigo Muniz terhadap Trevoh Chalobah di tengah lapangan.


Laga berjalan dengan tempo lambat, dengan Chelsea kesulitan menembus pertahanan rapat Fulham, sementara The Cottagers mengandalkan serangan balik.


Saat injury time babak pertama, Chelsea akhirnya memecah kebuntuan. Joao Pedro mencetak gol lewat sundulan memanfaatkan umpan akurat Enzo Fernandez, membuat skor menjadi 1-0.


Memasuki babak kedua, Chelsea mendapat hadiah penalti pada menit ke-56 setelah Steven Sessegnon melakukan handball.


Enzo Fernandez yang menjadi eksekutor sukses mengecoh Leno, meski tembakannya sempat mengenai kaki kiper Fulham, sehingga skor menjadi 2-0.


Tiga menit kemudian, Estevao nyaris memperlebar keunggulan Chelsea, tetapi tembakan mendatarnya digagalkan Leno.


Chelsea semakin mendominasi permainan, sementara Fulham kesulitan menciptakan peluang. Pada menit ke-87, sundulan Raul Jimenez masih melambung, dan hingga laga usai, skor tetap 2-0 untuk kemenangan Chelsea.


Susunan Pemain

Chelsea: Sanchez; Gusto, Tosin, Chalobah, Cucurella; Caicedo, Fernandez; Estevao (Gittens 68'), Joao Pedro (Reece James 81'), Neto; Delap (Tyrique George 14', Andrey Santos 81').


Fulham: Leno; Tete, Andersen, Bassey, Castagne (Wilson 60'); Lukic, Berge; Sessegnon (Robinson 67'), King (Emile Smith Rowe 67'), Iwobi (Traore 84'); Muniz (Jimenez 59').


Cody Gakpo perpanjang kontrak dengan Liverpool


Cody Gakpo menandatangani kontrak jangka panjang dengan Liverpool pada Sabtu (30/8).


"Gakpo resmi memperpanjang kontrak senilai dua setengah tahun the Reds, yang diteken di AXA Training Centre," kata Liverpool dalam lamannya.


Menurut TalkSPORT, Gakpo menandai kontrak 2,5 tahun setelah bersama The Reds, selama dua setengah tahun sejak bergabung dari PSV Eindhoven pada Januari 2023.


Dalam wawancara dengan Liverpoolfc.com, Gakpo mengungkapkan rasa senangnya atas perpanjangan kontrak ini.


"Saya sangat bersyukur bisa memperpanjang kontrak di klub yang luar biasa ini. Saya merasa seperti di rumah, begitu juga keluarga saya. Ini adalah keputusan besar, dan saya sangat menikmati setiap momen bersama tim yang hebat ini," ujar pemain berusia 26 tahun tersebut.


Sejak bergabung dengan Liverpool, Gakpo telah tampil dalam 131 pertandingan, mencetak 42 gol, dan menyumbang 16 assist.


Dia juga telah meraih trofi Liga Inggris dan Piala Carabao, sedangkan di level internasional telah mencatat 40 penampilan untuk tim nasional Belanda.


Pada musim 2025/2026, Gakpo tampil sebagai starter dalam tiga pertandingan awal Liverpool.


Dia mencetak satu gol dalam kemenangan hari pembukaan Liga Inggris melawan Bournemouth dan menyumbangkan dua assist saat mengalahkan Newcastle United.


Gakpo menegaskan ambisinya untuk meraih lebih trofi lebih banyak lagi bersama Liverpool.


"Kami juga ingin menjuarai Liga Champions dan piala lainnya," katanya.


Perpanjangan kontrak ini semakin memperkuat komitmen Gakpo dalam membawa kesuksesan lebih besar bagi Liverpool.


Satria Muda juara IBL All Indonesian 2025


Satria Muda Pertamina Bandung memastikan gelar juara IBL All Indonesian 2025 setelah menyapu bersih Dewa United Banten 2-0 pada final best-of-three, dengan kemenangan 65-55 di GOR Manahan, Solo, Sabtu malam (30/8).


Pertandingan final kedua berlangsung ketat di mana Dewa United yang kalah 67-76 pada laga pertama, sempat tertinggal 5-17 pada awal kuarter.


Namun, Anak Dewa bangkit dan memangkas jarak hingga hanya berselisih satu angka saat turun minum pada kedudukan 27-28.


Momentum kemenangan Satria Muda hadir pada lima menit terakhir, dimulai dari tembakan tiga angka M. Sandy Ibrahim Aziz. Setelah itu, duet Abraham Damar Grahita dan Yudha Saputera tampil dominan dan sulit dihentikan.


Abraham menutup laga dengan kontribusi 22 poin, sementara Yudha menyusul dengan 11 poin. Tambahan 10 poin dari Widyanta Putra Teja melengkapi produktivitas tim juara.


Sebaliknya, Dewa United hanya mengandalkan Erick Ibrahim Junior yang mencetak 12 poin.


Masalah terbesar Dewa United justru datang dari penguasaan bola, setelah mencatat 22 kali turnover, termasuk 11 kali akibat steal Satria Muda. Turnover itu dimanfaatkan dengan baik oleh Satria Muda untuk menghasilkan 17 poin.


Secara keseluruhan, Satria Muda lebih efektif dengan 23 tembakan masuk dari 58 percobaan, termasuk sembilan three point.


Pertahanan ketat Dewa United tidak mampu membendung agresivitas lawan yang terus konsisten hingga akhir pertandingan.


Tim asal Bandung tersebut menutup kompetisi dengan rekor sempurna, tidak pernah kalah dalam sembilan laga (9-0).


Tottenham Hotspur sukses bajak transfer Xavi Simons dari Chelsea


Tottenham Hotspur berhasil merebut transfer bintang RB Leipzig Xavi Simons dari tangan rival London mereka, Chelsea dalam sebuah langkah dramatis menjelang penutupan jendela transfer musim panas.


Berdasarkan laporan pakar transfer Eropa Fabrizio Romano pada Jumat, kedua tim telah menyepakati nilai transfer sebesar 60 juta euro (sekitar Rp1,15 triliun).


Pemain berusia 22 tahun asal Belanda ini juga dilaporkan telah menyelesaikan tes medis dan diharapkan segera menandatangani kontrak jangka panjang hingga 2030 dengan Spurs, menandai kemenangan besar bagi pelatih Thomas Frank yang sedang berburu penguatan lini tengah.


Xavi Simons yang dikenal dengan kemampuan serba bisa sebagai gelandang serang, telah menjadi incaran utama Chelsea sepanjang musim panas.


Menurut laporan Sky Sports, The Blues sebelumnya telah mencapai kesepakatan personal dengan Simons selama lebih dari sebulan, dengan RB Leipzig meminta biaya transfer sekitar 60-70 juta euro.


Namun, negosiasi Chelsea terhambat karena masih harus menunggu penjualan pemain seperti Christopher Nkunku ke AC Milan dan Nicolas Jackson terlebih dahulu, membuka celah bagi Tottenham untuk masuk.


Tottenham yang baru saja kalah saing dari Arsenal untuk mendapatkan Eberechi Eze dan gagal merekrut Morgan Gibbs-White dari Nottingham Forest, melihat Simons sebagai prioritas utama untuk mengisi kekosongan kreatif di lini tengah. Cedera James Maddison semakin mendesak Spurs untuk bertindak cepat.


Menurut The Telegraph, Spurs mengajukan tawaran awal senilai 60 juta euro, yang berpotensi naik menjadi 70 juta euro (Rp1,34 triliun) dengan tambahan bonus performa.


Simons akan menerima gaji tahunan sekitar 11 juta euro (Rp211 miliar), menjadikannya salah satu pemain termahal di skuad Tottenham.


Xavi Simons merupakan jebolan akademi La Masia Barcelona sebelum bergabung dengan PSG dan kemudian Leipzig pada 2023.


Bersama Leipzig, dia telah mencetak 11 gol dan delapan assist dalam 33 penampilan musim lalu meskipun absen 15 pertandingan karena cedera pergelangan kaki.


Bagi Tottenham, kedatangan Simons akan memperkuat skuad yang telah ditambah dengan Mohammed Kudus, Mathys Tel, dan pemain pinjaman Joao Palhinha dari Bayern Muenchen.


Sementara itu, Chelsea kini mengalihkan fokus ke target lain seperti Alejandro Garnacho dari Manchester United dan Fermin Lopez dari Barcelona, meskipun kehilangan Simons dianggap sebagai pukulan telak.


Jumat, 29 Agustus 2025

Jadwal Liga Jerman

 


Pekan kedua Liga Jerman dijadwalkan akan dimulai pada Sabtu (30/8) dan termasuk menyajikan pertandingan Bayern Muenchen menghadapi Augsburg, sedangkan Borussia Dortmund berjumpa dengan Union Berlin.


Bayern Muenchen akan bertandang ke markas Augsbug pada pekan kedua Liga Jerman di Stadion WWK Arena, Augsburg, Sabtu (30/8) pukul 23.30 WIB.


Pada pertandingan tersebut, dipastikan Bayern Muenchen membidik poin penuh untuk mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen sementara Liga Jerman.


Bayern Muenchen berada di posisi pertama klasemen sementara Liga Jerman dengan tiga poin dari satu laga, tidak terlepas dari kemenangan telak 6-0 atas RB Leipzig pekan lalu.


Selanjutnya ada pertandingan yang mempertemukan Borrusia Dortmund menghadapi Union Berlin pada pekan kedua Liga Jerman di Stadion Signal Iduna Park, Dortmund, Minggu (31/8) pukul 22.30 WIB.


Borussia Dortmund pada pertandingan tersebut tentu membidik kemenangan setelah pada pekan sebelumnya hanya mampu bermain imbang 3-3 menghadapi FC St. Pauli.


Di sisi lain, Union Berlin ingin melanjutkan tren kemenangan karena pada pekan pertama Liga Jerman lalu, mereka mampu mendapatkan poin penuh kontra Stuttgart.


Selain dua laga di atas, pekan kedua Liga Jerman juga menyajikan pertandingan menarik lainnya seperti RB Leipzig vs Heidenheim, Weder Bremen vs Bayer Leverkusen, hingga Stuttgart vs Monchengladbach.


Berikut jadwal lengkap Liga Jerman pekan kedua, dilansir dari laman resmi Bundesliga:


Sabtu (30/8)


Hamburger SV vs FC St. Pauli 01.30 WIB


Hoffenheim vs Eintracht Frankfurt 20.30 WIB


RB Leipzig vs Heidenheim 20.30 WIB


Werder Bremen vs Bayer Leverkusen 20.30 WIB




VfB Stuttgart vs Monchengladbach 20.30 WIB


Augsburg vs Bayern Muenchen 23.30 WIB


Minggu (31/8)


Wolfsburg vs Mainz 20.30 WIB


Borussia Dortmund vs Union Berlin 22.30 WIB




Senin (1/9)


Koln vs SC Freiburg 00.30 WIB.


Timnas MLBB Indonesia Kalah 1-2 dari Kamboja di Final Kualifikasi IESF SEA

 


Timnas Mobile Legends Bang Bang (MLBB) Indonesia harus mengakui keunggulan Kamboja pada final kualifikasi IESF Asia Tenggara. Dalam laga yang berlangsung pada Jumat (29/8) malam WIB tersebut, Indonesia kalah tipis dengan skor 1-2.


Pertandingan berlangsung sengit sejak gim pertama. Indonesia sempat menunjukkan performa meyakinkan, namun Kamboja mampu bangkit dan membalikkan keadaan lewat permainan agresif yang solid. Gim penentuan pun menjadi milik Kamboja, yang akhirnya memastikan gelar juara kualifikasi regional.


Pada game kedua, Kamboja lebih tertata dalam draft pick. Rencana mereka terlihat jelas ketika memilih Leomord, Angela, dan Faramis di tiga pick pertama.


Hal ini memperlihatkan Kamboja ingin memakai META kumpul dengan memanfaatkan power dari Leomord. Apalagi ada Hylos juga sebagai pendukung ditambah ekstra damage dari Irithel.


Meski harus puas sebagai runner-up, Indonesia tetap bisa bernapas lega. Pasalnya, kedua finalis, yakni Kamboja dan Indonesia, sama-sama dinyatakan lolos ke babak playoff IESF World Esports Championship 2025 mendatang.


Dengan hasil ini, Indonesia akan kembali mempersiapkan diri menghadapi lawan-lawan dari berbagai wilayah dunia di tahap berikutnya. Harapannya, pengalaman di babak kualifikasi ini bisa menjadi modal penting untuk memperbaiki strategi dan tampil lebih kuat di ajang utama.

FFI tunjuk Solo sebagai tuan rumah Futsal Super Cup 2025

 


Federasi Futsal Indonesia (FFI) resmi menunjuk kota Solo, Jawa Tengah sebagai tuan rumah Futsal Super Cup 2025.


Ajang pembuka musim futsal profesional ini akan berlangsung di GOR Indoor Manahan, sebuah venue dengan fasilitas bertaraf internasional dan dukungan kuat dari masyarakat olahraga.


Dikutip dari keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat, keputusan ini diumumkan setelah melalui proses bidding.


FFI menjelaskan alasan Solo dipilih menjadi tuan rumah adalah karena kota tersebut memiliki kombinasi ideal antara kesiapan infrastruktur, dukungan pemerintah daerah, serta antusiasme komunitas futsal yang tinggi.


GOR Indoor Manahan juga diyakini mampu menghadirkan atmosfer pertandingan yang intens, dengan kualitas siaran dan tata panggung modern yang memenuhi standar profesional liga.


“Solo menawarkan kombinasi terbaik antara infrastruktur, dukungan kota, dan antusiasme suporter. Kami percaya Solo akan menjadi tuan rumah yang membanggakan sekaligus etalase awal bagi musim futsal profesional tahun ini,” kata Sekretaris Jenderal FFI, Perbager.


Futsal Super Cup merupakan turnamen dengan format knockout, dengan menghadirkan klub-klub delapan besar musim regular 2024/2025 untuk bersaing memperebutkan trofi perdana sebelum kompetisi panjang liga dimulai.


Turnamen ini dirancang tidak hanya untuk memanaskan tensi kompetisi, tetapi juga memberikan pengalaman berbeda bagi penonton dengan sajian hiburan modern dan interaktif.


Informasi terkait jadwal pertandingan, format kompetisi, serta pembelian tiket akan segera diumumkan melalui kanal resmi FFI dan PFL. Sementara itu, hak siar televisi dan OTT, serta berbagai aktivasi sponsor, akan dipublikasikan pada waktu terpisah.


Dengan terpilihnya Solo, FFI berharap Futsal Super Cup 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi prestisius, tetapi juga perayaan futsal nasional yang mampu menarik perhatian publik lebih luas. “Kami ingin menghadirkan event yang rapi, seru, dan ramah penonton. Solo siap menjadi panggung utama untuk memulai musim futsal dengan penuh semangat,” tambah Perbager.


Adapun, pada edisi tahun lalu, Bintang Timur Surabaya menjadi juara turnamen pramusim ini setelah mereka mengalahkan Black Steel Manokwari 3-2 pada laga final yang dimainkan di GOR Bung Karno, Sukoharjo.


Putri KW alihkan fokus untuk hadapi Akane di semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2025


Pertemuan terakhir dengan Akane, saya kalah di babak perempat final Indonesia Open 2025. Jadi besok saya harus benar-benar siap dari fisik dan teknisnya untuk menyerang. Harus siap lebih capek lagi dari hari ini


Tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani langsung mengalihkan fokus untuk menghadapi unggulan kelima asal Jepang Akane Yamaguchi pada semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2025 di Adidas Arena, Paris, Sabtu (30/8) waktu setempat.


“Pertemuan terakhir dengan Akane, saya kalah di babak perempat final Indonesia Open 2025. Jadi besok saya harus benar-benar siap dari fisik dan teknisnya untuk menyerang. Harus siap lebih capek lagi dari hari ini,” kata Putri KW melalui keterangan resmi PBSI, Jumat.


Sejauh ini, Putri KW belum pernah menang melawan Akane dalam tiga pertemuan.


Terakhir di Super 1000 Indonesia Open 2025, ia kalah dua gim langsung 19-21, 20-22. Sisanya di Indonesia Open 2023 dengan skor 12-21, 18-21, dan Super 1000 China Open 2023 dengan skor 15-21, 11-21.


Meski begitu, motivasi Putri KW tengah tinggi setelah berhasil menyingkirkan juara dunia 2019 asal India, Pusarla V. Sindhu, lewat pertarungan tiga gim 21-14, 13-21, 21-16.


Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri paceklik medali tunggal putri Indonesia di Kejuaraan Dunia yang telah berlangsung selama 10 tahun.


Baca juga: Ana/Tiwi punya motivasi tinggi jelang laga perempat final


Medali terakhir yang diraih tunggal putri Indonesia adalah perunggu melalui Lindaweni Fanetri pada edisi 2015 di Jakarta. Adapun emas terakhir di Kejuaraan Dunia diraih pada 1993 melalui Susy Susanti.


“Bisa sampai di sini itu tidak gampang, banyak hal yang saya lakukan dalam diam untuk mengembalikan semuanya lagi,” ujar Putri.


Adapun Akane melaju ke semifinal setelah mengalahkan Han Yue dua gim langsung 21-5, 21-19.

Kamis, 28 Agustus 2025

Film Pengepungan Bukit Duri Bikin Penonton Bergidik Ngeri



Baru saja menonton film Pengepungan di Bukit Duri di aplikasi Prime Vidio. Rasanya gemetar. Ngeri asli. Latar Jakarta, namun masih suasana kerusuhan seperti tahun 1998. Di kisahkan Jakarta pada tahun 2027.


Namun di tahun itu Indonesia tampak terpuruk ya. Suasananya suram, stasiun kereta amburadul, keretanya juga jelek sekali banyak coret-coretan(vandalisme). Dan tidak mencerminkan Indonesia banget, karena  dikisahkan tentang anak-anak SMA yang brandal.


Tidak di rekomendasikan untuk ditonton orang dibawah 18 tahun ya. Karena berisi kekerasan, darah, dan ungkapan kasar. Edwin seorang guru pangganti. Mengajar di Sekolah area Duri. Katanya ini sekolah buangan bagi anak-anak nakal. Namun kilas balik seorang Edwin adalah seorang Tionghoa yang dirinya dan kakak perempuannya pandai menggambar. Pada tahun 2009 kala mereka masih SMA. Kerusuhan datang masyarakat yang bermata sipit atau 'Cina' diincar. Termasuk Edwin dan kakak perempuannya. Di depan Edwin kakaknya di rudapaksa orang-orang tak dikenal.


Edwin jadi guru pengganti dengan para siswa yang sebagian besar brandal. Terutama Jefri dan Genk nya. Jefri mulai terpantik kesal dan emosi ketika Edwin membicarakan keluarga Jefri. Karena Jefri sangat tidak bisa diatur. 


Jefri ketua genk brandal ini. Mereka berbuat tindakan kriminal bahkan sampai membunuh banyak orang. Jefri bahkan tidak segan membunuh anggota genk nya sendiri jika gelagatnya mencurigakan untuk berkhianat.


Sepulang dari bar Edwin dan teman guru perempuannya diserang orang tak dikenal. Namun Edwin bisa membela diri dan memberi luka di paha kanan penyerang. Namun Edwin tahu ini adalah ulah Jefri. Maka Jefri bilang ke kepala sekolah sehingga Jefri di keluarkan dari sekolah.


Saat hari libur, Edwin ke sekolahan untuk menyiapkan ruangan jelang 17agustus. Mengajak Kristho anak kelas yang pintar menggambar. Edwin sebenarnya mencari anak kakak nya. Kakaknya hamil setelah kejadian rudapaksa kala itu. Sempat di rawat namun kehilangan jejak anaknya. Dan Edwin merasa Kristho lah keponakannya yang hilang, karena anak itu pandai menggambar.  Padahal saat di konfirmasi pada anaknya, Kristho sama sekali tidak ada keturunan darah Tionghoa seperti yang Edwin kira.


Mengetahui ada Edwin, Guru Perempuan, Kristho dan Rangga ada di sekolah. Jefri dan genk nya mengepung guru itu di sekolah. Jefri membawa parang dan senjata lainnya. Sampai ternyata di saat itu pula ada kerusuhan. Edwin dan Jefri tawar menawar akan keluar. Beberapa kali di 'kadali' Edwin. Jefri habis kesabaran dan mengambil mesin pembakar untuk membuka kunci besi. Terjadi kejar-kejaran.


Terjadi adegan manusia yang dibakar dalam api. Adegannya bikin bulu kuduk merinding ngeri. Karena keberingasan sosok Jefri. Beberapa teman terbunuh. Akhirnya Edwin dan Jefri bertarung sengit. Saling dorong kasar, melukai, memukul. Dan terakhir Jefri kalah dan tebunuh secara mengenaskan.


Kerusuhan datang dan menyerang sekolah. Edwin yang berwajah sipit ini pun diserang karena 'Cina'. Edwin membawa Handphone Jefri. Berisi banyak rekaman saat Jefri membunuh orang. Dalam Vidionya Jefri bilang kalau dia anak dari ibu Cina yang diperkosa, dan ia tidak tahu bapaknya yang mana. Saat itulah Edwin tahun bahwa Jefri lah Keponakan yang ia cari selama ini. Namun sudah meninggal dengan cara tragis akibat berkelahi dengannya.


Sebuah mobil tiba-tiba datang dan menolong Edwin pergi dari sergapan kerusuhan masyarakat kala itu. Haah. Film ini membuatku hembuskan nafas panjang. Karena benar-benar unsur kekerasan yang ditonjolkan. Untuk unsur keluarganya sendiri disisipkan secara halus di dalamnya. Taburan kata kotor yang diucapkan berulang, cukup mengganggu bagiku.


Namun ya cukup dinikmati sekali tonton saja untuk film ini.. Dalam Film ini hikmah yang bisa di petik adalah pentingnya peran keluarga dan memilih sekolah yang baik maka pergaulan pun akan baik. Bagaimana menurut Kompasianer? Apakah sudah menonton film Pengepungan di Bukit Duri juga?

Hasil drawing fase liga Liga Champions : Madrid vs Liverpool



Hasil undian Liga Champions musim 2025/2026 di diumumkan Kamis malam pukul 23.00 WIB (28/8) dan langsung memicu antusiasme tinggi, terutama karena sejumlah duel klasik dan konfrontasi antarjuara liga domestik.


Salah satunya adalah laga antara Real Madrid bertemu dengan Liverpool di Stadion Anfield.


Undian yang berlangsung di Monako ini dipandu oleh pelatih asal Italia, Claudio Raniedo, legenda sepak bola Swedia, Zlatan Ibrahimovic dan pemenang Ballon d’Or 2007 asal Brasil, Ricardo Kaka.


Momen ini menjadi penentu bagi klub-klub elite Eropa untuk mengetahui lawan yang akan mereka hadapi pada fase liga.


Berikut beberapa laga besar pada fase liga kompetisi klub tertinggi di Eropa tersebut.


Liverpool vs Real Madrid (Liverpool kandang)

Duel ini langsung menjadi headline karena potensi reuni Trent Alexander-Arnold dengan mantan klubnya.

Liverpool, yang finis di Pot 1, akan menjamu Real Madrid di Anfield. Pertemuan ini mengingatkan pada final 2018 di mana Liverpool kalah 3-1, dan kini dengan skuad yang lebih matang di bawah Arne Slot, The Reds berharap balas dendam.



Barcelona vs Chelsea (Chelsea kandang)

Laga klasik kembali hadir, dengan Chelsea menjamu Barcelona yang menjanjikan drama karena sejarah panjang kedua tim di kompetisi ini, termasuk kemenangan Chelsea atas Barca di semifinal 2012.



Arsenal vs Bayern Muenchen (Arsenal kandang)

The Gunners mendapat undian berat dengan menjamu Bayern, yang dipimpin Harry Kane.

Ini berarti Kane kembali ke Inggris untuk menghadapi mantan rivalnya, meski bukan Tottenham.



Real Madrid vs Manchester City (Real Madrid kandang)

Duel ini menyita perhatian karena rivalitas panas mereka, termasuk semifinal epik 2022 dan perempat final 2023/24. Laga ini akan jadi ujian besar di fase liga baru.


Setiap tim akan melakoni 8 pertandingan di fase liga, empat laga dimainkan di kandang sendiri dan empat laga sisanya berlangsung di markas lawan.


Untuk jadwal resmi pertandingan akan diumumkan UEFA dalam waktu dekat.


Berdasarkan laman resmi UEFA, berikut daftar hasil undian akan disusun berdasarkan nomor urut kemunculan tim.


Delapan tim yang tercantum setelahnya merupakan lawan yang akan dihadapi pada fase liga yang dimulai September 2025.


POT 1

1. Paris Saint-Germain

Bayern Muenchen (kandang), Barcelona (tandang), Atalanta (kandang), Bayer Leverkusen (tandang), Tottenham (kandang), Sporting (tandang), Newcastle United (kandang) dan Athletic Club (tandang).


2. Real Madrid

Lawan yang dihadapi: Manchester City (kandang), Liverpool (tandang), Juventus (kandang), Benfica (tandang), Marseille (kandang), Olympiacos (tandang), Monaco (kandang), dan Kairat Almaty (tandang)


3. Manchester City

Borussia Dortmund (kandang), Real Madrid (tandang), Bayer Leverkusen (kandang), Villarreal (tandang), Napoli (kandang), Bodo/Glimt (tandang), Galatasaray (kandang) dan Monaco (tandang).


4. Bayern Muenchen

Chelsea (kandang), Paris St-Germain (tandang), Club Brugge (kandang), Arsenal (tandang), Sporting (kandang), PSV (tandang), Union SG (kandang) dan Pafos (tandang).


5. Liverpool

Real Madrid (kandang), Inter Milan (tandang), Atletico Madrid (kandang), Eintracht Frankfurt (tandang), PSV Eindhoven (kandang), Marseille (tandang), Qarabag (kandang) dan Galatasaray (tandang).


6. Inter Milan

Liverpool (kandang), Borussia Dortmund (tandang), Arsenal (kandang), Atletico Madrid (tandang), Slavia Praha (kandang), Ajax (tandang), Kairat Almaty (kandang) dan Union SG (tandang)


7. Chelsea

Barcelona (kandang), Bayern Munich (tandang), Benfica (kandang), Atalanta (tandang), Ajax (tandang), Napoli (tandang), Pafos (kandang) dan Qarabag (tandang)


8. Borussia Dortmund

Inter Milan (kandang), Manchester City (tandang), Villarreal (kandang), Juventus (tandang), Bodo/Glimt (kandang), Tottenham (tandang), Athletic Bilbao (kandang), Copenhagen (tandang).


9. Barcelona

Paris St-Germain (kandang), Chelsea (tandang), Eintracht Frankfurt (kandang), Club Brugge (tandang), Olympiacos (kandang), Slavia Praha (tandang), Kopenhagen (kandang), Newcastle United (tandang).


POT 2

1. Arsenal

Bayern Muenchen (kandang), Inter Milan (tandang), Atletico Madrid (tandang), Club Brugge (kandang), Olympiacos (tandang), Slavia Praha (kandang), Kairat Almaty (tandang) dan Athletic Bilbao (kandang).


2. Bayer Leverkusen

Paris St-Germain (kandang), Manchester City (tandang), Villarreal (kandang), Benfica (tandang), PSV Eindhoven (kandang), Olympiacos (tandang), Newcastle (kandang) dan Copenhagen (tandang).


3. Atletico Madrid

Inter Milan (kandang), Liverpool (tandang), Frankfurt (kandang), Arsenal (tandang), Bodo/Glimt (kandang), PSV (tandang), Union SG (kandang), dan Galatasaray (tandang)


4. Benfica

Real Madrid (kandang), Chelsea (tandang), Bayer Leverkusen (kandang), Juventus (tandang), Napoli (kandang), Ajax (tandang), Qarabag (kandang) dan Newcastle (tandang).


5. Atalanta

Chelsea (kandang), Paris St-Germain (tandang), Club Brugge (kandang), Eintracht Frankfurt (tandang), Slavia Praha (kandang), Marseille (tandang), Athletic Bilbao (kandang) dan Union SG (tandang).


6. Villarreal

Manchester City (kandang), Borussia Dortmund (tandang), Juventus (kandang), Bayer Leverkusen (tandang), Ajax (kandang), Tottenham (tandang), Copenhagen (kandang) dan Pafos (tandang).


7. Juventus

Borussia Dortmund (kandang), Real Madrid (tandang), Benfica (kandang), Villarreal (tandang), Sporting (kandang), Bogo Glimt (tandang), Pafos (kandang) dan Monaco (tandang).


8. Eintracht Frankfurt

Liverpool (kandang), Barcelona (tandang), Atalanta (kandang), Atletico Madrid (tandang), Tottenham (kandang), Napoli (tandang), Galatasaray (kandang) dan Qarabag (tandang).


9. Club Brugge

Barcelona (kandang), Bayern Munich (tandang), Arsenal (kandang), Atalanta (tandang), Marseille (kandang), Sporting (tandang), Monaco (kandang) dan Kairat Almaty (tandang).


POT 3

1. Tottenham Hotspur

Borussia Dortmund (kandang), Paris (tandang), Villarreal (kandang), Frankfurt (tandang), Slavia Praha (kandang), Bodo/Glimt (tandang), Kopenhagen (kandang), dan Monako (tandang).


2. PSV Eindhoven

Bayern Muenchen (kandang), Liverpool (tandang), Atletico Madrid (kandang), Bayer Leverkusen (tandang), Napoli (kandang), Olympiacos (tandang), Union SG (kandang), dan Newcastle (tandang).


3. Ajax Amsterdam

Inter Milan (kandang), Chelsea (tandang), Benfica (kandang), Villarreal (tandang), Olympiacos (kandang), Marseille (tandang), Galatasaray (kandang), dan Qarabag (tandang).


4. Napoli

Chelsea (kandang), Man City (tandang), Frankfurt (kandang), Benfica (tandang), Sporting CP (kandang), PSV (tandang), Qarabag (kandang), dan Copenhagen (tandang).


5. Sporting CP

PSG (kandang), Bayern Muenchen (tandang), Club Brugge (kandang), Juventus (tandang), Marseille (kandang), Napoli (tandang), Kairat Almaty (kandang), dan Athletic Club (tandang).


6. Olympiacos

Real Madrid (kandang), Barcelona (tandang), Bayer Leverkusen (kandang), Arsenal (tandang), PSV (kandang), Ajax (tandang), Pafos (kandang), dan Kairat Almaty (tandang).


7. Slavia Praha

Barcelona (kandang), Inter (tandang), Arsenal (kandang), Atalanta (tandang), Bodo/Glimt (kandang), Tottenham (tandang), Athletic Club (kandang), dan Pafos (tandang).


8. Bodo/Glimt

Man City (kandang), Borussia Dortmund (tandang), Juventus (kandang), Atletico Madrid (tandang), Tottenham (kandang), Slavia Praha (tandang), Monaco (kandang), dan Galatasaray (tandang).


9. Marseille

Liverpool (kandang), Real Madrid (tandang), Atalanta (kandang), Club Brugge (tandang), Ajax (kandang), Sporting CP (tandang), Newcastle (kandang), dan Union SG (tandang).


POT 4

1. Copenhagen

Borussia Dortmund (kandang), Barcelona (tandang), Bayer Leverkusen (kandang), Villarreal (tandang), Napoli (kandang), Tottenham (tandang), Kairat Almaty (kandang), dan Qarabag (tandang)


2. AS Monaco

Man City (kandang), Real Madrid (tandang), Juventus (kandang), Club Brugge (tandang), Tottenham (kandang), Bodø/Glimt (tandang), Galatasaray (kandang), dan Pafos (tandang).


3. Galatasaray

Liverpool (kandang), Man City (tandang), Atletico Madrid (kandang), Frankfurt (tandang), Bodø/Glimt (kandang), Ajax (tandang), Union SG (kandang), dan Monaco (tandang).


4. Union SG

Inter Milan (kandang), Bayern Muenchen (tandang), Atalanta (kandang), Atletico Madrid (tandang), Marseille (kandang), PSV (tandang), Newcastle (kandang), dan Galatasaray (tandang).


5. Qarabag

Chelsea (kandang), Liverpool (tandang), Frankfurt (kandang), Benfica (tandang), Ajax (kandang), Napoli (tandang), Copenhagen (kandang), dan Athletic Club (tandang).


6. Athletic Club

PSG (kandang), Borussia Dortmund (tandang), Arsenal (kandang), Atalanta (tandang), Sporting CP (kandang), Slavia Praha (tandang), Qarabag (kandang), dan Newcastle (tandang).


7. Newcastle United

Barcelona (kandang), Paris (tandang), Benfica (kandang), Bayer Leverkusen (tandang), PSV (kandang), Marseille (tandang), Athletic Club (kandang), dan Union SG (tandang).


8. Pafos

Bayern Muenchen (kandang), Chelsea (tandang), Villarreal (kandang), Juventus (tandang), Slavia Praha (kandang), Olympiacos (tandang), Monaco (kandang), dan Kairat Almaty (tandang)


9. Kairat Almaty

Real Madrid (kandang), Inter Milan (tandang), Club Brugge (kandang), Arsenal (tandang), Olympiacos (kandang), Sporting CP (tandang), Pafos (kandang), dan Copenhagen (tandang)

Chelsea siapkan Rp882 miliar untuk Alejandro Garnacho

Chelsea dikabarkan menyiapkan dana hingga 40 juta pound sterling atau sekira Rp882 miliar untuk memboyong Alejandro Garnacho dari sesama klub Liga Inggris Manchester United pada bursa transfer pemain musim panas ini.


Dilansir dari cuitan jurnalis asal Italia Fabrizio Romano, Kamis, Chelsea dan Manchester United hingga kini terus berkomunikasi mengenai transfer Garnacho.


Setelah siap menggelontorkan dana hingga 40 juta pound sterling, Chelsea kini menunggu Manchester United memberi lampu hijau untuk mewujudkan kepindahan pemain asal Argentina tersebut.




Sebelumnya dilaporkan Garnacho hanya ingin pindah ke Chelsea dan tidak ingin mengambil opsi ke klub lain, termasuk menolak kesempatan bergabung dengan raksasa Liga Jerman Bayern Muenchen beberapa waktu lalu.


Pemain berusia 21 tahun itu menjadi salah satu penggawa yang dipersilakan meninggalkan Manchester United pada bursa transfer musim panas ini oleh pelatih kepala Ruben Amorim.


Pada dua pertandingan pertama Manchester United di ajang Liga Inggris, Garnacho sama sekali tidak dilibatkan dengan tim, baik menjadi sebelas pertama ataupun duduk di bangku cadangan.


Selama membela Manchester United, Garnacho telah tampil sebanyak 144 penampilan pada berbagai ajang dan ia mampu menyumbangkan total 26 gol serta 22 assist dari total 8.359 menit bermain.


Kalah adu penalti, Manchester United gugur di Piala Liga Inggris


Manchester United harus menerima kenyataan gugur pada putaran kedua Piala Liga Inggris setelah kalah adu penalti dari tim divisi keempat Inggris Grimsby Town FC di Stadion Blundell Park, Cleethorpes, Kamis dini hari WIB.


Pada pertandingan ini, Grimsby Town mampu unggul dua gol terlebih dahulu melalui Charles Vernam dan Tyrell Warren, namun Manchester United dapat menyamakan kedudukan berkat Bryan Mbeumo serta Harry Maguire, demikian catatan EFL.


Setelah bermain imbang 2-2 selama 90 menit, Manchester United haru mengakui keunggulan Grimsby Town pada babak adu penalti dengan skor 11-12 setelah dua penandang mereka yakni Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo gagal melaksanakan tugasnya dengan baik.


Secara statistik sebenarnya Manchester United unggul atas Grimsby Town pada pertandingan ini dengan 28 tendangan yang sembilan di antaranya tepat sasaran dan 71 persen penguasaan bola.


United mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu, namun Grimsby dapat unggul terlebih dahulu pada menit ke-22 melalui gol Charles Vernam setelah menerima umpan Darragh Burns.


Grimsby mampu menggandakan keunggulan mereka menjadi 2-0 ketika laga memasuki menit ke-30 setelah umpan dari Charles Vernam dapat dikonversikan menjadi gol oleh Tyrell Warren.


Memasuki babak kedua, United memasukkan beberapa pemain utama mereka seperti Bryan Mbeumo, Bruno Fernandes hingga Matthijs de Ligt.


Pergantian pemain United membuahkan hasil pada menit 75 setelah umpan dari Kobbie Mainoo dapat dimaksimalkan oleh Bryan Mbeumo sehingga skor berubah menjadi 1-2.


Pada menit 89, United mampu menyamakan kedudukan melalui gol yang dicetak oleh Harry Maguire setelah memanfaatkan umpan dari Mason Mount sehingga skor berubah menjadi 2-2 yang bertahan hingg waktu normal usai dan membuat pemenang harus ditentukan lewat adu penalti.


Selanjutnya pada babak adu penalti, Grimsby mampu keluar sebagai pemenang setelah 12 penendangnya mampu melaksanakan tugasnya dengan baik, sedangkan dua eksekutor United gagal sehingga babak ini berakhir dengan skor 12-11.


Rabu, 27 Agustus 2025

Kejuaraan Dunia Bulutangkis , Alwi Farhan Ditunggu Kunlavut di 16 Besar


Memasuki hari ketiga Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2025 (World Badminton Championship) yang digelar di Adidas Arena, Paris, Prancis memainkan babak 32 besar.


Squad Indonesia berhasil menempatkan  8 wakilnya. Hasilnya sebagai berikut :


Tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung yang mengalahkan tunggal putri Denmark, Jacobsen  21-17,21-8.

Lawan berikut adalah tunggal putri Korea, Sim Yu Jin

Tunggal putri Putri Kusuma Wardani yang menyisihkan tunggal putri Brazilia, Juliana 21-15, 21-11.

Lawan berikut adalah tunggal putri Jepang, Tomoka.

Tunggal putra Jonathan Christie menundukkan tunggal putra Azerbaijan, Ade Dwitjahyo 21-9,21-17.

Lawan berikut adalah tunggal putra Hong Kong, Lee Cheuk Yiu.

Tunggal putra Alwi Farhan menang dari tunggal putra Chinese Taipei, Lin Chun Yi 21-17, 22-20.

Kemenangan ini sekaligus revanche atas kekalahan Alwi pada event sebelumnya.

Lawan berikut adalah tunggal putra Thailand, Kunlavut.


Ganda putri Lanny / Siti Fadia menyisihkan pasangan Prancis, Marqueritte /Vallet 21-13,21-12.

Lawan berikut adalah pasangan Malaysia, Pearly Tan / Thinaah.

Ganda putra Sabar / Reza ditaklukkan pasangan Denmark, Segaard / Kjaer 18-21, 21-18, 24-26.

Ganda campuran Jafar / Felisha menundukkan pasangan Serbia, Vitman / Tomic 21-19,22-20.

Lawan berikut adalah pasangan Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei.

Ganda campuran Rinov / Phita dihadang pasangan Hong Kong, Tang Chun Man/ Tse Ying Suet 16-21, 14-21.


Dengan demikian Indonesia menempatkan 9 wakil pada babak 16 besar.



Sedangkan yang harus tersisih adalah Kim Gaeun, Line Hojmark, Feng Yan Sze / Huang Dong Ping, Leong Jun Hao, Gronya / Angela.

Kejutan terjadi pada ganda campuran ketika unggulan pertama berhasil ditundukkan.

Pertandingan makin bertambah seru. Ayo saksikan duta bulutangkis kita berlaga.

Dramatis, Liverpool Taklukkan Newcastle Di Menit Ke-100!


Laga Newcastle vs Liverpool kemarin menjadi laga penutup pekan kedua Liga Inggris. Laga bigmatch ini diprediksi akan berjalan seru dengan banyak drama, dan itulah yang terjadi sodara-sodara.


Laga ini dimainkan tepat pukul 02.00 dini hari. Penulispun rela begadang, bukan demi sesuap nasi dan segepok berlian, tetapi menunggu drama mencekam terkait sebuah nama, Alexander Isak! Akankah beliau ini nanti bermain?


Sebenarnya ada tiga nama yang menjadi "bumbu penyedap" drama yang mungkin saja tersaji di St. James Park ini. Isak sendiri ternyata tidak hadir di dalam stadion. Akan tetapi dua nama lain itu kemudian menjadi bintang pertunjukan di St. James Park Stadium.


Nama pertama adalah Anthony Gordon. Ketika masih bocil ia berlatih di akademi Liverpool. Sejak tahun lalu Liverpool sudah mengincarnya dan siap memecahkan rekor transfer. Namun Newcastle memberi stempel "Not for sale!" di punggungnya. Gordon sebenarnya tergoda pindah, tapi ia tak berani memaksa. Dalam laga ini Gordon kemudian menjadi bintang (satu) karena mendapat kartu merah akibat aksi tekel brutalnya terhadap van Dijk.


Nama kedua adalah Hugo Ekitike! Sudah lama pelatih Newcastle, Eddie Howe naksir Hugo, yakni saat ia masih bermain di Eintrach Frankfurt. Penggemar Newcastle pun sudah bersiap menunggu Hugo di St. James Park, apalagi Newcastle pun siap memecahkan rekor transfer buat Hugo. Lama ditunggu di Newcastle International Airport, ternyata Hugo malah sudah tiba di Liverpool John Lennon Airport!


Sejak itu Newcastle seperti mendapat tulah! Semua pemain incaran yang sudah nyaris deal, last minute malah minggat ke klub lain. Sebagian malah ke klub saingan. Bangke!


Nama ketiga, tak lain tak bukan adalah Alexander Isak! Eddie tadinya bermimpi duet Isak-Hugo akan menggetarkan EPL dan Eropa. Apes, kini malah Arne Slot yang ingin menduetkan Isak-Hugo di Liverpool. Ini namanya, "mengharapkan burung terbang tinggi, punai di saku malah dicuri si botak!"


Saga transfer Isak ini sudah terlalu lama, membuat suasana di ruang ganti pemain menjadi gerah. Apalagi Isak pun sampai ngambek dan ngotot minta pindah. Liverpool yang sudah memecahkan rekor transfer untuk pembelian Hugo dan Wirtz, kini siap pula memecahkan rekor lagi untuk Isak. Edan!


Penulis sudah membayangkan betapa riuhnya nanti suara-suara sumbang dari tribun ketika Hugo Ekitike membawa bola.


Persis dua tahun lalu, penulis juga mengulas pertandingan Newcastle vs Liverpool yang berlangsung di St. James Park Stadium pada tanggal 27 Agustus 2023 itu di Kompasiana. Ketika itu Liverpool harus bermain dengan 10 orang setelah van Dijk diusir dari lapangan akibat tekelnya terhadap Isak.


Bermain dengan 10 orang, dan ketinggalan satu gol lewat Gordon, Liverpool akhirnya menang lewat pemain pengganti, Darwin Nunez. Ketika itu penulis memberi catatan. Sebagai penggemar Liverpool, penulis senang karena Liverpool bisa menang. Namun sebagai penggemar Liga Inggris, penulis sedih karena Newcastle yang bermain baik harus kalah di menit-menit akhir karena kelengahan lini belakang.


Kejadian yang sama lalu terulang kembali dua tahun kemudian. Hanya pembedanya, kali ini justru Newcastle yang harus bermain dengan 10 orang, dan tetap saja kalah.


Nilai xG Liverpool yang hanya 0,69 menunjukkan miskinnya kreativitas peluang dari trio Gakpo, Wirtz dan Salah. Sedangkan jumlah 41 sapuan dari lini pertahanan Liverpool menunjukkan betapa hebatnya serangan yang dilakukan para pemain Newcastle.


Trio Gakpo, Wirtz dan Salah ini mandul selama pertandingan. Menit ke-80 barulah Wirtz diganti. Sementara Gakpo digantikan Ngumoha pada menit ke-96 dan Salah menit ke-112.


Ada satu catatan penting buat Slot. Dua gol Newcastle itu datang dari bola mati. Gol pertama lewat sundulan Bruno, asli itu Kerkez mati gaya, kalah fisik dan kalah momentum. Gol kedua lewat freekick Pope ke Osula langsung telak menghujam gawang Alisson. Padahal gol seperti ini biasanya adalah trademark dari Alisson ke Salah. Minggu depan, pekan ketiga, Liverpool akan menjamu Arsenal, si spesialis tendangan bola mati! Liverpool wajib mewaspadai hal ini.


Apapun itu, Newcastle tetap bisa menegakkan kepala keluar dari stadion. Bermain dengan 10 orang mereka masih mampu mendominasi pertandingan. Mereka hanya sial karena lengah di penghujung perpanjangan waktu. Namun kesialan itu kian bertambah ketika dua pemain kunci harus cedera. Sandro Tonali dan Joelinton tampaknya harus agak lama menepi.

Manfaat dan Khasiat Buah Jambur Biji Merah

Buah jambur biji merah   atau yang lebih dikenal dengan nama jambu biji merah (Psidium guajava)  merupakan salah satu buah tropis yang kaya...